Komponen Komponen Dalam Motherboard beserta fungsinya
Motherboard adalah perangkat keras komputer yang memiliki peran
utama dan paling vital. Di mana di dalam cara kerjanya, motherboard
mengemban tugas untuk mengatur hal-hal teknis seputar BIOS (Basic Input
Output System), Chipset (pengatur koneksi input-output), RAM (memori
penyimpanan data sementara), VGA card (memori penyimpan data grafis),
prosesor, dan Additional card (PCI, ISA).
Sedangkan Fungsi motherboard ialah sebagai pusat penghubung
antara satu perangkat keras dengan perangkat keras yang lainnya.
Artinya, motherboard di sini mengemban tugas untuk menghubungkan bahasa
kode antarperangkat keras untuk disinergikan menjadi sebuah aktivitas
kerja perangkat komputer. Sebagai contoh, motherboard berfungsi
menghubungkan beberapa perangkat keras seperti prosesor, RAM, hard disk,
printer, power supply, dan masih banyak lagi.
Langung saja Berikut adalah Komponen-komponen dalam motherboard :
Keterangan :
- Port Firewire untuk mendukung 800MB/s untuk transfer kecepatan tinggi untuk kamera video eksternal dan disk drive eksternal.
- PCI x1 berfungsi untuk menempatkan aksesoris seperti TV tunner
- PCI express x16 berfungsi untuk menempatkan kartu grafik/ VGA card agar dapat menghasilkan output yang berkualitas tinggi
- Port Audio biasanya sudah terintegrasi pada setiap motherboard berfungsi untuk menghubungkan speaker
- Soket Processor adalah tempat terpasangnya processor/CPU (otak dari komputer) yang sering disebut dengan Central Processing Unit
- Fan Hearders berfungsi sebagai penyedia tegangan untuk kipas processor, karena processor adalah otak dari komputer dan mudah panas maka kipas atau fan sangat diperlukan untuk mendinginkan processor. fan headres ini biasaya terdiri dari 3 pin, 2 pin untuk tegangan dan pin yang ke 3 biasanya agar BIOS dapat mengontrol kecepatan dari fan
- Soket RAM memiliki fungsi untuk menempatkan RAM, dimana fungsi RAM disini adalah jembatan antara processor dengan HDD soket RAM ini biasanya ada 2 jadi dapat memasang 2 keping RAM dalam satu motherboard
- Soket ATX power berfungsi untuk menghubungkan konektor power dari power supply dengan motherboard, sehingga motherboard mendapatkan tegangan
- Serial ATA (SATA): SATA memiliki banyak keunggulan termasuk ramping, kabel fleksibel dan link serial sederhana. Semua motherboard saat ini memiliki dukungan SATA untuk hard drive terbaru serta drive optik. (Motherboard saat ini biasanya terpasang 2 atau 4 soket)
- Header USB: Jumlah port USB pada komputer hanya dapat diakses menggunakan USB header internal. Setiap USB header internal dapat mendukung dua port USB tambahan dengan kecepatan penuh.
- IDE: Ini adalah soket di mana ATA100/133 hard drive dan drive CD atau DVD optik terhubung jika komponen tersebut adalah tipe IDE.
- Slot PCI: Ini adalah slot ekspansi di mana berbagai kartu plug in, pada soket ini dapat dipasang beberapa kartu ekspansi seperti kartu modem, kartu jaringan dan lain-lain ke komputer.
- Slot AGP: The Accelerated Graphics Port adalah kecepatan tinggi point-to-point saluran untuk melampirkan kartu grafis terutama untuk membantu dalam percepatan grafik komputer 3D. Sejak tahun 2004, AGP dihapus dan digantikan dengan soket PCI Express (PCIe).
- BIOS : Merupakan memory permanen tempat tersimpannya data penanggalan serta pengaturan dari komponen komputer.
- Chipset : Merupakan sebuah IC yang berfungsi untuk mengontrol penggunaan daya dan transfer dapat pada soket maupun port yang terpasang pada motherboard.
- CMOS Baterai: Baterai ini digunakan untuk mempertahankan memori dari chip CMOS yang berisi hal-hal seperti tanggal, waktu, jenis perangkat keras dan pengaturan lainnya khusus untuk komputer ini.
Motherboard diproduksi dalam beragam ukuran, beberapa dibuat spesifik untuk merek sistem tertentu. Namun kebanyakan mobo modern dibuat untuk siap dipasang ke berbagai macam ukuran casing. Mobo dipasang didalam casing dengan menghadap ke arah sisi casing yang mudah dibuka, dan dikencangkan dengan menggunakan sekrup.

Bagian-bagian dari Motherboard:
ChipsetBagian pertama dan terpenting dari sebuah motherboard adalah chipset, yang berfungsi sebagai penghubung antarmuka antara processor dengan macam-macam komponen eksternal dan buses. Jenis chipset inilah yang dapat menentukan dan menilai fitur dan kemampuan sebuah motherboard.
Ada dua kelompok chipset yang umum kita temui di pasaran. Kelompok chipset intel, yang hanya bisa digunakan untuk CPU Intel, dan chipset AMD untuk processor keluaran AMD. Kedua kelompok ini pun terbagi lagi kepada berbagai macam jenis generasi chipset yang terus berkembang.
Socket/ CPU Slots
Socket adalah tempat “bersemayamnya” processor pada motherboard. Sama seperti chipset, socket ini pun terbagi kepada berbagai macam jenis, tergantung dari jenis processor yang didukungnya.
Basic Input Output System (BIOS) Chip
BIOS adalah adalah sebuah chip yang menyimpan perangkat lunak untuk mengontrol hardware dan berfungsi sebagai interface antara hardware dan operating system (OS). BIOS digunakan oleh komputer untuk mempersiapkan prosess booting (startup) dan mengecek kesiapan sistem dan hardware sebelum komputer dijalankan.
Complimentary Metal Oxide Semicondutor (CMOS) Battery
CMOS adalah sebuah baterai yang mensupply power pada sebuah memory kecil pada motherboard yang berfungsi untuk menyimpan settingan konfigurasi komputer, waktu, dll. CMOS menjaga agar kita tidak perlu mengkonfigurasi hal-hal tersebut setiap kali kita menyalakan komputer
Memory Slots
Slot yang berbentuk agak panjang dan ramping ini berfungsi sebagai tempat di-installnya Random Access Memory (RAM). Di era komputer modern, hampir semua mobo mempunyai setidaknya dua slot RAM, bahkan pada spesifikasi komputer high-end ada motherboard yang dilengkapi sampai 6 slot RAM.
VGA Slots (Graphic Card Slot)
Slot ini berfungsi untuk menginstall komponen graphic card(video card) . Pada komputer modern, umumnya berupa slot dengan interface PCI-Express. Pada motherboard high-end bisa menampung sampai 3 slot graphic card.
Expansion Slots
Expansion slot berfungsi untuk memasang perangkat tambahan seperti Sound Card, LAN Card,dll.
Storage Drive Connector
Fungsinya untuk menghubungkan perangkat penyimpanan data seperti Harddisk Drive, Optical Drive, SSD, dan perangkat storage external. Biasanya berupa interface S-ATA (Serial Advanced Technology Attachment) /ATA.
Port-port lain
Selain slot-slot diatas, ada beberapa port pada motherboard yang fungsinya sangat esensial seperti:
- Port power 24 Pin/20 Pin – untuk menghubungkan mobo dengan power supply unit (PSU).
- Port Power 4pin/6pin – untuk menyalurkan daya ke processor.
- Port untuk tombol power/reset pada bagian depan casing.
- Port untuk konektor Front USB dan Front Audio.

Back Panel I/O pada motherboard merek MSI
Back panel ini mempunyai beberapa konektor yang lazim ditemui diantaranya:
- PS/2 Port – Port untuk menghubungkan mouse/keyboard.
- USB Port – Port menghubungkan peripheral dengan interface USB.
- S/PDIF Port – Menghubungkan konektor audio S/PDIF
- RJ-45 Lan Port – Menghubungkan kabel jaringan LAN
- Audio Port – Menghubungkan mobo ke sistem audio/ speaker.
- dll.
Tips Memilih Motherboard
Apapun kebutuhan anda menggunakan sebuah komputer,ketika memilih sebuah motherboard, hal yang paling penting untuk dicermati adalah kompatibilitas. Pastikan motherboard anda kompatibel dengan perangkat keras komputer lain pada spesifikasi yang anda rencanakan.Selain itu, cermati pula bagaimana support dan garansi yang diberikan dari vendor motherboard pilihan anda.
Beberapa vendor yang sudah diakui baik dalam support terhadap motherboard antara lain ASUS, Gigabyte, dan MSI. Namun biasanya semua tergantung preferensi masing-masing.
Demikian sudah dijelaskan mengenai Motherboard, komponen dan beragam fungsinya. Semoga bermanfaat untuk anda semua.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar